Kerja Sama Internasional untuk Meningkatkan Minat Masyarakat Internasional terhadap Bahasa Indonesia
Indonesia dengan sejuta kekayaan dalam berbagai bidang merupakan aset yang harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. Salah satu kekayaan yang dimiliki Indonesia adalah kekayaan bahasa. Indonesia yang memiliki 718 bahasa daerah dengan berbagai suku itu dapat disatukan dalam satu bahasa yang resmi digunakan di seluruh pelosok Indonesia, yaitu bahasa Indonesia.
Bahasa Indonesia yang merupakan salah satu kekuatan dan kekayaan negara Indonesia tentunya harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakatnya. Hal ini harus sudah menjadi pandangan bersama dan mendapatkan afirmasi tak tertulis dari seluruh elemen masyarakat sejak bahasa Indonesia lahir pada 28 Oktober 1928 lalu.
Sebagai bangsa yang berbudaya dan beradab tinggi, kita tentunya tidak bisa mengambil tanpa berkontribusi. Bahkan sepertinya dalam hukum kerja sama secara alami sebuah hubungan tidak akan terbentuk tanpa konsep "memberi-mengambil' atau give and take. Dengan kata lain, kita sebagai bangsa Indonesia harus bergerak aktif dan berkontribusi dalam kegiatan-kegiatan internasional sehingga sumbangsih tersebut dapat menjadi bukti bahwa Indonesia adalah negara yang dapat dipercaya dalam hubungan kerja sama.
Hubungan kerja sama yang baik akan bisa terwujud lewat komunikasi yang baik. Anggap saja sebuah negara asing tertarik dan secara aktif ingin berkerja sama dengan Indonesia. Mereka pasti dengan sendirinya akan memikirkan bagaimana caranya berkomunikasi secara baik dengan negara kita. Dari alasan itu, bisa dimungkinkan bahwa hal yang pertama dipikirkan adalah bahasa Indonesia.
Ketertarikan terhadap bahasa Indonesia oleh masyarakat internasional semakin meningkat pada akhir-akhir tahun ini. Hal ini dapat dibuktikan dengan implementasi BIPA yang dilakukan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dengan mengadakan kelas-kelas kursus bahasa Indonesia di negara lain. Dari poin tersebut, dapat kita simpulkan bahwa birokrasi lewat kedutaannya telah mendukung penggunaan bahasa Indonesia di kancah internasional.
Kita sebagai masyarakat Indonesia seharusnya bangga dengan bahasa Indonesia dan tidak malu, bahkan seharusnya proaktif, untuk mempelajari dan mengembangkan bahasa Indonesia. Memperkaya sastra adalah salah satu hal yang bisa mendukung meluasnya kajian-kajian bahasa. Banyak masalah-masalah sosial yang harus bisa diselesaikan dengan musyawarah, dan musyawarah tidak akan berjalan tanpa kemahiran berbicara.
Mari kita bersatu untuk meningkatkan kualitas bahasa Indonesia. Semoga dengan mendalami ilmu bahasa, khususnya bahasa Indonesia, kita dapat berkontribusi dalam membangun peradaban dunia yang damai dan sejahtera seluruh manusianya.
Tidak ada komentar
Komentar di sini.